study aims to determine the level of consumer satisfaction with processed chicken products in Kota Tengah District, Gorontalo City. As competition in the culinary business increases, especially in the fried chicken business, understanding customer satisfaction is important for businesses to maintain and increase customer loyalty. This study used a survey method with a descriptive quantitative approach. Sampling was conducted using accidental sampling techniques on 100 respondents who consumed ayam geprek products at two restaurants, namely RM Tiar and RM Uyat2. Data was collected through questionnaires and analyzed using descriptive statistics and Chi-Square tests to examine the relationship between service quality, product quality, and price on customer satisfaction levels. The results show that the service quality variable is in the neutral category with an average score of 403, while product quality and price are in the very satisfied category with average scores of 412 and 417, respectively. The Chi-Square test results show that there is no significant relationship between service quality, product quality, and price on consumer satisfaction levels (p-value > 0.05), which means that these three variables are assessed independently by consumers. This study recommends that businesses continue to improve product innovation and services in order to maintain competitiveness and customer satisfaction.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap produk olahan ayam geprek di Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Seiring meningkatnya persaingan bisnis kuliner, khususnya usaha ayam geprek, pemahaman mengenai kepuasan konsumen menjadi penting bagi pelaku usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling terhadap 100 responden yang mengonsumsi produk ayam geprek pada dua rumah makan, yaitu RM Tiar dan RM Uyat2. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji Chi-Square untuk melihat hubungan antara kualitas pelayanan, kualitas produk, dan harga terhadap tingkat kepuasan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan berada dalam kategori netral dengan skor rata-rata 403, sedangkan kualitas produk dan harga berada pada kategori sangat puas dengan skor rata-rata masing-masing 412 dan 417. Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas pelayanan, kualitas produk, dan harga terhadap tingkat kepuasan konsumen (p-value > 0,05), yang berarti ketiga variabel tersebut dinilai secara independen oleh konsumen. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku usaha terus meningkatkan inovasi produk dan pelayanan demi mempertahankan daya saing dan kepuasan konsumen.
Copyrights © 2026