Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi nilai perusahaan sektor manufaktur barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), khususnya pada periode sebelum dan saat terjadinya perlambatan ekonomi akibat pandemi. Nilai perusahaan menjadi indikator penting bagi investor dalam menilai prospek dan kinerja perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang diukur melalui rasio solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan manufaktur sektor barang dan konsumsi yang terdaftar di BEI. Metode penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh sampel perusahaan yang memenuhi persyaratan selama periode pengamatan 2017–2019. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan simultan kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dengan profitabilitas sebagai variabel yang paling dominan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan Return on Equity (ROE) sebagai proksi profitabilitas serta fokus pada sektor barang dan konsumsi pada periode sebelum pandemi. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam pengambilan keputusan strategis.
Copyrights © 2026