Era Society 5.0 mendorong pemerintahan untuk memperkuat tata kelola yang baik tingkat global dan nasional. Transformasi digital menunjukkan kemajuan, tetapi terdapat kendala. Tingkat desa, penyelenggaraan digital government sebagai instrument strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Penelitian ini bertujuan menganalisis inovasi digital government yang diimplementasikan di Kalurahan Pleret, Kabupaten Bantul serta keterhubungannya dengan prinsip-prinsip good governance menurut United Nations Development Programme (UNDP). Dengan pendekatan kualitatif deskriptif model studi kasus, data dikumpul melalui observasi non-partisipatif, analisis dokumen, dan wawancara mendalam dengan aparat desa serta penerima layanan. Kemudian dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif Creswell serta kerangka proses inovasi sektor publik dari OECD. Hasil menunjukkan inovasi digital government di Kalurahan Pleret meliputi portal layanan publik digital, sistem layanan surat daring berbasis WhatsApp, sistem informasi keuangan dan transparansi APBKal, sistem administrasi digital dengan tanda tangan elektronik, sistem diseminasi informasi publik berbasis media sosial, serta sistem arsip digital terintegrasi. Inovasi-inovasi yang ada berbasis pemetaan masalah lokal membentuk jejaring tata kelola yang saling terhubung dan berkontibusi terhadap penguatan prinsip partisipasi, transparansi, responsivitas, akuntabilitas, efektivitas dan efisiensi, keadilan serta visi strategis pemerintahan desa. Temuan ini menunjukkan Kalurahan Pleret di Kabupaten Bafffntul sebagai salah satu contoh sukses penerapan pemerintahan digital dalam penguatan tata kelola desa. Kata Kunci: Inovasi Pemerintahan Digital, Tata Kelola yang Baik, Pemerintahan Desa
Copyrights © 2026