Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) di Kabupaten Tulang Bawang menunjukkan hasil yang fluktuatif dan belum mencapai target nasional, dengan tingkat kelulusan menurun dari 89,6% pada 2023 menjadi 35% pada 2024. Kondisi ini mengindikasikan adanya permasalahan sistemik dalam fungsi manajemen dan kesiapan teknis. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses manajemen pelaksanaan UKG serta merumuskan model manajemen strategis yang efektif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif terapan dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 20 informan kunci, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen belum berjalan optimal akibat lemahnya koordinasi lintas unit, keterbatasan infrastruktur TIK, serta rendahnya literasi digital guru. Integrasi hasil UKG dengan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) diperlukan secara sistematis. Penelitian ini menawarkan model manajemen strategis kontekstual yang mengintegrasikan fungsi manajemen dengan Human Capital Theory guna meningkatkan kompetensi guru dan mutu pendidikan daerah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026