Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember

Implementasi Inkubator Fermentasi Tempe Sagu Otomatis di UMKM Mugi Berkah Semarang

Pramurti, Adeguna Ridlo (Unknown)
Muqorrobin, Mochammad (Unknown)
Larasati, Pangestuningtyas Diah (Unknown)
Syahid, Syahid (Unknown)
Badruzzaman, Yusnan (Unknown)
Karuniawan, Eriko Arvin (Unknown)
Vernandez, Aggie Brenda (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jan 2026

Abstract

Tempe merupakan produk pangan asli Indonesia yang berasal dari kedelai yang difermentasi menggunakan kapang Rhizopus spp. Pada prinsipnya, proses produksi tempe memiliki kesamaan tahapan yang meliputi pencucian kedelai, perendaman, perebusan, penambahan ragi, pengemasan, dan fermentasi. Proses produksi tempe cukup sederhana, namun sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan seperti suhu dan kelembapan. UMKM Mugi Berkah merupakan mitra yang bergerak pada produksi dan penjualan keripik tempe sagu yang telah menjual hasil produksinya di berbagai wilayah di Indonesia secara offline atau pun online. Mitra memproduksi sendiri tempe sagu yang dijadikan sebagai olahan keripik tempe sagu. Permasalahan yang ditemui di mitra adalah tidak menentunya proses produksi tempe sagu yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu. Kondisi tersebut membuat suhu dan kelembapan ruangan fermentasi tempe sagu tidak stabil. Waktu yang dibutuhkan mitra untuk proses fermentasi adalah 3 hari, dan lebih lama pada musim penghujan. Tujuan dilaksanakannya pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan dan mengefisiensi waktu fermentasi tempe sagu di lokasi mitra. Upaya yang dilakukan adalah menerapkan inkubator fermentasi tempe sagu otomatis agar fermentasi dapat dilakukan secara optimal. Metode kegiatan ini adalah tim pengabdian adalah koordinasi dengan mitra, perancangan alat berdasarkan hasil koordinasi, pengujian alat, dan penerapan alat dan sosialisasi.  Tempe sagu difermentasi pada suhu 32°C dan kelembapan 70% membutuhkan waktu 48 jam, sedangkan untuk menghasilkan kualitas tempe sagu yang serupa diperlukan waktu fermentasi konvensional selama 72 jam. Mitra UMKM Mugi Berkah Semarang memberikan apresiasi dan terima kasih atas penerapan alat ini.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jpkm

Publisher

Subject

Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal JPkMN adalah jurnal yang diterbitkan oleh lembaga sistem informasi dan teknologi (SISFOKOMTEK) medan yang bertujuan untuk mewadahi tentang hasil pengabdian kepada masyarakat. JPkMN (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara) adalah wadah informasi berupa hasil pengabdian, studi ...