Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya dalam penyusunan anggaran usaha. Permasalahan ini menyebabkan pencampuran antara keuangan pribadi dan usaha, kesulitan mengendalikan arus kas, serta lemahnya perencanaan jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan solusi melalui pelatihan penganggaran usaha bagi UMKM di Kota Malang. Metode yang digunakan adalah sosialisasi berupa penyampaian materi, diskusi interaktif, dan pemberian contoh kasus sederhana yang relevan dengan kondisi usaha peserta. Hasil evaluasi menunjukkan kegiatan ini efektif dengan rata-rata skor survei di atas 4,0 (kategori baik–sangat baik). Indikator tertinggi terdapat pada kesesuaian materi dan kepuasan peserta (4,6), sedangkan kelemahan ditemukan pada keterampilan praktis memisahkan keuangan pribadi dan usaha (4,1). Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan telah berhasil meningkatkan pemahaman dasar peserta, meskipun masih dibutuhkan pendampingan lanjutan untuk aspek praktik. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi keuangan UMKM dan memberikan dasar penting bagi perancangan program pelatihan berkelanjutan yang lebih komprehensif di masa mendatang.
Copyrights © 2025