WHO menyebut bahwa setiap tahun 100.000 anak Indonesia meninggal akibat diare, angka kejadian kecacingan mencapai angka 40-60%, anemia pada anak sekolah 23,2% dan masalah karies 74,4%. Kondisi tersebut harus segera diantisipasi dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Anak sekolah merupakan salah satu sasaran PHBS di lembaga pendidikan dan perlu mendapat perhatian. Siswa SD Muhamamdiyah Sintang masih kurang dalam penerapan PHBS di sekolah. Tujuan pengabdian ini meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, mencegah penyebaran penyakit, dan membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini. Metode dalam pengabdian ini adalah sosialisasi PHBS dengan penyuluhan, pembagian lefleat dan pemutaran video edukasi PHBS, serta dilakukan pengisisan kuesionerpretest/posttest dengan menggunakan uji paired sample t tes. Berdasarkan hasil uji statistik juga menunjukkan nilai rata-rata (mean) tingkat pengetahuan responden sebelum pelatihan sebesar 14,32 serta nilai rata-rata setelah pelatihan sebesar 18,84. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai mean pengetahuan responden sebesar 4,54 setelah diberikan penyuluhan, pembagian lefleat dan pemutaran video.
Copyrights © 2026