Disinformasi politik di media sosial semakin mengancam kualitas demokrasi, terutama karena generasi muda sebagai pengguna utama platform digital masih memiliki literasi demokrasi yang terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi demokrasi digital generasi muda melalui sosialisasi interaktif, pelatihan analisis konten, dan simulasi fact-checking. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang ciri disinformasi, kemampuan verifikasi informasi politik, serta kesadaran etis dalam bermedia sosial. Temuan tersebut membuktikan bahwa sosialisasi literasi demokrasi digital efektif dalam membangun kemampuan kritis generasi muda dan menjadi langkah strategis untuk menangkal disinformasi politik di era digital. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa sosialisasi literasi demokrasi digital berkontribusi efektif dalam membangun kemampuan kritis generasi muda, sehingga dapat menjadi salah satu strategi penting dalam menangkal disinformasi politik dan memperkuat demokrasi di era digital.
Copyrights © 2026