Transformasi digital mendorong guru untuk tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu memanfaatkan berbagai media pembelajaran digital guna menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital saat ini. Namun demikian, tidak semua guru memiliki kemampuan dan kesiapan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan belajar mengajar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru sekolah dasar dalam penggunaan media pembelajaran digital serta dampaknya terhadap peningkatan kompetensi pengajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan penggunaan Microsoft PoerPoint kepada 10 guru Madrasah Ibtidaiyah Darul Aman, Desa Sungai Pinang Lama, Kabupaten Banjar. Data dikumpulkan melalui observasi, pre-test, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan sebesar 83,89%, yang diperoleh dari rata-rata persentase peningkatan skro pre-test ke post-test pada masing-masing peserta. Sebelum pelatihan, 30% guru berada pada kategori tidak paham, sedangkan setelah pelatihan seluruh peserta menunjukkan peningkatan kemampuan pada kategori paham dan cukup paham. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan dan pendampingan terstruktur berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital berbasis PowerPoint sebagai bagian dari tuntutan pembelajaran di era digital pada abad ke-21
Copyrights © 2026