Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi keterbatasan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam pemasaran dan distribusi produk di era digital, khususnya di wilayah Kantor Pos Regional V seperti NTT dan NTB, di mana literasi digital masih rendah dan infrastruktur logistik belum terintegrasi penuh dengan teknologi modern. Masalah utama adalah kurangnya pemahaman tentang teknologi dan keterbatasan akses layanan distribusi, yang menghambat persaingan global UMKM serta membatasi jangkauan pasar mereka. Solusi diterapkan melalui metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi partisipatif, yang meliputi pendataan seller marketplace, bantuan aktivasi aplikasi PosAja! untuk pelacakan pengiriman secara real-time, serta PosPay untuk transaksi non-tunai. Hasil observasi menunjukkan peningkatan partisipasi UMKM sebesar 14,72%. Kesimpulan menunjukkan bahwa kolaborasi digital efektif dalam memperkuat daya saing UMKM dan membangun kepercayaan konsumen. Kebaruan pengabdian ini terletak pada pemetaan serta implementasi langsung model kolaborasi digital antara BUMN logistik dengan UMKM di tingkat regional, yang masih jarang dibahas dalam studi pengabdian sebelumnya. Temuan ini berkontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal melalui kemitraan digital yang berkelanjutan
Copyrights © 2026