Transformasi digital pada layanan jasa keuangan menjadi langkah strategis bagi PT Pos Indonesia dalam memperkuat citra perusahaan di tengah perkembangan teknologi. Namun, hasil observasi selama kegiatan magang di Kantor Pos Regional V Surabaya menunjukkan bahwa pelaksanaan promosi digital—khususnya melalui Instagram—belum berjalan optimal. Konten yang diunggah masih didominasi penyampaian informasi satu arah, kurang variatif secara visual, serta belum sepenuhnya menyesuaikan karakter audien muda. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui observasi langsung, analisis konten media sosial, serta perancangan contoh desain promosi digital menggunakan Canva yang disesuaikan dengan identitas visual perusahaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa optimalisasi visual, konsistensi desain, serta penyederhanaan pesan promosi berpotensi mendukung penguatan citra PT Pos Indonesia sebagai penyedia layanan keuangan berbasis digital. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi awal bagi pengembangan strategi komunikasi digital perusahaan di masa mendatang
Copyrights © 2026