Gula cair siwalan merupakan produk olahan lokal bernilai ekonomi di Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan. Namun, pelaku usahanya masih menghadapi kendala seperti kemasan yang sederhana, belum adanya identitas merek, strategi pemasaran yang kurang optimal, dan harga yang belum terstandarisasi, sehingga daya saing produk rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk melalui pengembangan kemasan, pembuatan branding, penentuan harga, serta pelatihan pemasaran digital berbasis marketplace. Metode yang dilakukan meliputi survei, FGD, pembuatan desain logo dan kemasan, penetapan harga, pembuatan akun Shopee, dan pendampingan pemasaran bersama BUMDes. Hasilnya menunjukkan peningkatan pada kualitas kemasan, kejelasan identitas merek, ketepatan harga, serta pemanfaatan marketplace untuk pemasaran. Pendampingan ini juga meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam mengelola bisnis dan memperluas peluang pasar. Kegiatan ini penting sebagai solusi konkret bagi pelaku usaha serta dalam memperkuat ekonomi lokal dan pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026