Penelitian ini mengkaji peran kompetensi bahasa Inggris dan pemanfaatannya dalam strategi digital marketing terhadap kinerja digital marketing pada UMKM di Indonesia di era ekonomi digital. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori, data dikumpulkan dari 40 responden yang merupakan pemilik atau pengelola perusahaan/UMKM yang aktif menggunakan platform digital marketing. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh kompetensi bahasa Inggris (X1) dan pemanfaatan bahasa Inggris dalam strategi digital marketing (X2) terhadap kinerja digital marketing (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kompetensi bahasa Inggris (sig. 0,694 > 0,05) maupun pemanfaatan bahasa Inggris dalam strategi digital marketing (sig. 0,959 > 0,05) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja digital marketing. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,004 menunjukkan bahwa hanya 0,4% variasi kinerja digital marketing dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini berbeda dengan hipotesis awal dan studi terdahulu, yang dapat dijelaskan oleh faktor kontekstual seperti fokus pasar domestik mayoritas responden, kesenjangan antara kompetensi dengan implementasi efektif, dan kompleksitas faktor yang mempengaruhi kinerja digital marketing. Penelitian ini berkontribusi pada literatur digital marketing dengan menyoroti pentingnya mempertimbangkan konteks bisnis spesifik, karena efektivitas penggunaan bahasa Inggris sangat bergantung pada target pasar, jenis produk, dan model bisnis yang diterapkan.
Copyrights © 2025