Minuman probiotik merupakan produk cair yang di dalamnya terdapat mikroorganisme hidup, terutama kelompok bakteri asam laktat (BAL), yang berperan positif bagi kondisi tubuh, khususnya fungsi saluran cerna. Kehadiran probiotik membantu mempertahankan kestabilan komunitas mikroflora di usus, memperkuat respons imunitas, serta mendukung pemulihan berbagai gangguan pencernaan seperti diare maupun konstipasi, dan kondisi serupa lainnya. Tujuan penelitian ini diarahkan untuk menelaah keberadaan kontaminasi Salmonella sp. pada minuman probiotik yang disimpan di suhu ruang maupun pada kondisi dingin kurang dari 4°C. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk menilai mutu komunitas Bakteri Asam Laktat (Lactobacillus) dalam minuman probiotik ketika produk tersebut disimpan pada kedua rentang suhu tersebut. Jenis penelitian yang diterapkan merupakan penelitian deskriptif analitik, sedangkan pendekatan yang digunakan mengacu pada metode Angka Paling Mungkin (APM). Sampel terlebih dahulu melalui proses pengenceran bertingkat sebanyak tiga kali, kemudian hasil pengenceran tersebut diinokulasikan dengan cara menggoreskannya pada permukaan media agar. Dari hasil percobaan yang dilakukan diperoleh hasil minuman probiotik yang disimpan pada suhu ruang dan suhu 4°C tidak terdapat cemaran Salmonella sp. Sedangkan pada uji kualitas Lactobacillus, penyimpanan minuman probiotik pada suhu 4°C dari 6 sampel positif Lactobacillus, pada penyimpanan suhu ruang diperoleh hasil negatif Lactobacillus.
Copyrights © 2026