Perkembangan media sosial mendorong transformasi dakwah Islam menjadi lebih kreatif dan adaptif, khususnya bagi generasi milenial. Instagram menjadi medium strategis dalam pemaknaan Al-Qur’an secara kontekstual. Penelitian ini berfokus pada analisis dakwah kreatif pemaknaan Al-Qur’an yang dilakukan oleh akun Instagram @quranreview (QR) dengan perspektif komunikasi persuasif Aristoteles, meliputi ethos, pathos, dan logos. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi konten, dokumentasi unggahan, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah kreatif QR diwujudkan melalui pengaitan ayat Al-Qur’an dengan fenomena sains, isu viral, dan realitas keseharian, disertai penggunaan bahasa sederhana, desain visual menarik, dan narasi sistematis. Aspek ethos tampak dari penggunaan rujukan tafsir dan jurnal ilmiah, pathos melalui narasi emosional dan isu kontekstual, serta logos melalui argumentasi rasional berbasis data dan analisis kebahasaan ayat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kreativitas media dan komunikasi persuasif efektif meningkatkan minat generasi milenial dalam mempelajari Al-Qur’an secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025