Gagal jantung kongestif merupakan salah satu penyakit kronis yang disebabkan karena jantung tidak mampu memompa darah dengan efektif yang mengakibatkan penurunan aliran darah ke organ-organ. Penyakit gagal jantung kongestif dapat mempengaruhi hemodinamika karena gangguan curah jantung. Implementasi terapi farmakologi dapat diberikan untuk memperbaiki hemodinamik dengan kombinasi posisi semi fowler dan lateral kanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan hemodinamika pada pasien gagal jantung kongestif sebelum dan sesudah diberikan intervensi kombinasi posisi semi fowler dan lateral kanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode adalah pre-exsperimental dengan pre-test post-test without control group design pada 31 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Intervensi berupa pemberian posisi semi fowler dan lateral kanan selama 3 hari dengan durasi minimal 15 menit. Hasil analisa data bivariat menggunakan uji Paired t Test menunjukan setelah dilakukan intervensi didapatkan data bahwa terdapat penurunan hemodinamik meliputi tekanan darah, nadi, saturasi oksigen, respiratory rate, dan mean atrial pressure (MAP). Penelitian ini menyimpulkan bahwa posisi semi fowler dan lateral kanan memiliki pengaruh terhadap hemodinamika pada pasien gagal jangung kongestif, posisi semi fowler dan lateral kanan dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi non farmakologis untuk membantu pengelolaan hemodinamika pada pasien gagal jantung.
Copyrights © 2026