Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) di wilayah Puskesmas Samkai berisiko tinggi hipotermi akibat rendahnya pengetahuan ibu terhadap perawatan metode kanguru (PMK). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik ibu (usia, pendidikan, paritas) dengan pengetahuan PMK. Metode deskriptif analitik cross-sectional pada 30 ibu menggunakan kuesioner dan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan mayoritas usia 20-35 tahun 20 orang (67%), berpendidikan SMA 13 orang (43%), ibu multipara 17 orang (57%), mayoritas pengetahuan cukup 14 orang (47%), dengan hubungan signifikan pada pendidikan (p value =0,032) dan paritas (p value =0,015), sementara usia tidak berhubungan (p value =0,145)
Copyrights © 2025