Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi tubuh, terutama dalam hal keseimbangan dan kekuatan otot, sehingga risiko jatuh meningkat. Jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera serius seperti fraktur, kecacatan, hingga meningkatkan angka ketergantungan dan penurunan kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan upaya pencegahan risiko jatuh yang tepat dan mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Sasana Tresna Werdha RIA Pembangunan dengan sasaran sebanyak 29 lansia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai faktor risiko jatuh, cara pencegahannya, serta melatih kemampuan keseimbangan dan kemandirian dalam aktivitas fungsional. Metode pelaksanaan meliputi pemberian edukasi melalui presentasi, pembagian media informasi berupa poster dan leaflet, pemeriksaan sederhana menggunakan Timed Up and Go (TUG) dan Five Times Sit to Stand (FTSTS), demonstrasi latihan keseimbangan yang aman untuk lansia, serta edukasi mengenai ergonomi bagaimana teknik aman saat bangun dari jatuh. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan evaluasi preāpost test, serta antusiasme lansia dalam mengikuti demonstrasi latihan. Kegiatan ini juga didukung oleh pihak mitra yang menyediakan fasilitas dan pendampingan sehingga program berjalan dengan lancar. Melalui penyuluhan ini diharapkan lansia mampu mempertahankan kemandirian dan mencegah cedera akibat jatuh. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan tujuan 10 (Mengurangi Kesenjangan), dengan memberikan akses edukasi kesehatan yang setara bagi lansia sebagai kelompok rentan.
Copyrights © 2026