Majalah Kesehatan FKUB
Vol. 0 No. 00 (2026): Article in Press

HUBUNGAN DOSIS NEEM GUM TERHADAP KADAR γ-GLUTAMYLCYSTEINYLGLYCINE (GSH) HEPAR TIKUS WISTAR YANG DIEKSPOS DURSBAN

Muhammad Hanif Ar Robbani (Unknown)
Cholis Abrori (Unknown)
Elly Nurus Sakinah (Unknown)
Yuli Hermansyah (Unknown)
Supangat (Unknown)
Pipiet Wulandari (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Feb 2026

Abstract

Stres oksidatif akibat klorpirifos, yang merupakan zat aktif dari pestisida Dursban, menyebabkan menurunkan produksi γ-glutamylcysteinylglycine atau glutation (GSH) sebuah antioksidan alami yang diproduksi hepar. Neem  gum  dipercaya dapat digunakan sebagai antioksidan protektif untuk meningkatkan produksi GSH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dosis neem gum dengan kadar GSH hepar tikus Wistar yang diekspos Dursban. Tikus Wistar dibagi menjadi 5 kelompok (pemberian Dursban 5 mg/kg + neem  gum  0 g/kgBB; 1,875 g/kgBB; 3,75 g/kgBB; 7,5 g/kgBB, dan 15 g/kgBB). Perlakukan diberikan selama 28 hari. Pengukuran kadar GSH hepar menggunakan metode Ellman yang dimodifikasi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat tren peningkatan kadar GSH hepar seiring dengan peningkatan dosis neem  gum . Hasil uji regresi menunjukkan adanya hubungan antara dosis neem  gum  dengan kadar GSH hepar (R2 = 0,957) dan uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif kuat (R = 0,609, p = 0,007). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara dosis neem  gum  terhadap kadar GSH hepar tikus wistar yang diekspos Dursban. Peningkatan dosis neem  akan meningkatkan kadar GSH hepar dengan hubungan persamaan kuadratik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mkfkub

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

This journal uses Open Journal Systems 2.4.7.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public ...