Mozaik Humaniora
Vol. 17 No. 1 (2017): MOZAIK HUMANIORA VOL. 17 NO. 1

REDUPLIKASI BAHASA ROTE DIALEK DENGKA: KAJIAN MORFOLOGI GENERATIF

Efron Erwin Yohanis Loe, Prof.Dr. Ni Luh Loe (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menjelaskan proses reduplikasi dengan kaidahnya dalam bahasa Rote dialek Dengka. Adapun masalah penelitian yang dianalisis dalam proses pembentukan kata reduplikasi, yaitu: bagaimanakah proses reduplikasi bahasa Rote dialek Dengka?. Masalah penelitian, di atas dianalisis secara terperinci dengan pendekatan teori morfologi yang mutakhir, yaitu teori morfologi generatif yang dipelopori oleh Aronoff, yakni “Word-Based Morphology”(1979). Sesuai dengan kebutuhan analisis dan kaidah proses pembentukan kata reduplikasi dalam bahasa Rote dialek Dengka, dibuatlah satu teori modifikasi dengan mengacu pada teori utama untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam menganalisis proses pembentukan kata reduplikasi serta dapat menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif di mana penjelasan rumusan masalah dengan menggunakan kata-kata dan bukan berdasarkan pada data statistik. Proses pengumpulan data dengan menggunakan metode simak dan metode cakap. Sementara teknik pengumpulan data menggunakan teknik yang ada dalam metode simak dan metode cakap. Teknik-teknik dalam metode simak, yaitu: teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam dan teknik catat. Teknik-teknik dalam metode cakap, yaitu: teknik pancing, teknik cakap semuka, teknik cakap tansemuka, teknik rekam dan catat. Temuan dalam penelitian ini ditemukan tiga jenis proses reduplikasi, yaitu: 1) reduplikasi penuh, 2) reduplikasi sebagian, dan 3) reduplikasi penuh khusus kata kerja.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

MOZAIK

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Mozaik Humaniora is a journal that focuses on the scope of humanities and accepts articles on cultural studies, linguistic and literary studies, as well as philology and historical studies. ...