Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, hiperurisemia, serta keluhan nyeri muskuloskeletal pada masyarakat dewasa dan lanjut usia. Permasalahan yang dihadapi jemaat GUPDI Pasarlegi Surakarta adalah rendahnya deteksi dini kondisi kesehatan dan keterbatasan pengetahuan dalam manajemen nyeri sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar dan memberikan edukasi manajemen nyeri sebagai upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi penggunaan tensimeter, alat pemeriksaan gula darah sewaktu, kolesterol total, dan asam urat, serta media edukasi berupa leaflet, poster, dan presentasi. Langkah kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta, pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan darah sederhana, kemudian dilanjutkan dengan edukasi manajemen nyeri secara interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya jemaat dengan nilai tekanan darah dan parameter metabolik di atas batas normal serta peningkatan pemahaman peserta mengenai nyeri dan strategi penanganannya secara nonfarmakologis. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan jemaat dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Kata Kunci : asam urat, edukasi kesehatan, manajemen nyeri, pemeriksaan kesehatan, tekanan darah ABSTRACT This community service activity was conducted among the congregation of the Pentecostal Church in Indonesia (GUPDI) Pasarlegi Surakarta to support early detection of non-communicable diseases and improve pain management knowledge. The background of this program was the increasing risk of hypertension, diabetes mellitus, hypercholesterolemia, hyperuricemia, and musculoskeletal pain among adults and the elderly. The objective was to provide health screening and comprehensive pain management education. Methods included measurement of blood pressure, random blood glucose, total cholesterol, and uric acid using calibrated portable devices, along with interactive pain management education supported by visual media. The results showed that a proportion of participants had abnormal blood pressure and metabolic profiles. Pain management education improved participants’ understanding of pain and non-pharmacological management strategies. In conclusion, this activity was effective as a community-based promotive and preventive effort and is recommended to be implemented continuously through cross-sector collaboration. Key Words : blood pressure, health education, health screening, pain management, uric acid.
Copyrights © 2025