Studi ini dilakasanakan sebagai studi lanjutan atas ketidakkonsistenan temuan-temuan terdahulu serta memberi informasi terkait hubungan financial distress, debt ratio, kualitas audit, dan ukuran bisnis dengan opini audit going concern pada bisnis makanan dan minuman yang tergabung di BEI dalam periode 2020 hingga 2022. 26 bisnis makanan dan minuman terlibat dalam populasi studi ini. Teknik pengambilan sampel menggunakan kriteria khusus sehingga sampel akhir adalah 14 perusahaan dengan total 42 observasi. Analisis logistik berperan sebagai metode analisis data yang digunakan dalam penyelidikan ini. Kegiatan studi ini memberi temuan dimana financial distress memberi efek negatif tidak pada opini audit going concern, debt ratio dengan opini audit going concern memiliki hubungan negatif tetapi tidak signifikan, ukuran bisnis tidak berefek signifikan pada opini audit going concern. Disisi lain, kualitas audit memberi efek positif namun tidak signifikan pada opini audit going concern. Keempat variabel independen yang digunakan hanya menyumbang sebesar 3% dalam menjelaskan variabel dependen.
Copyrights © 2025