Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab tingginya likuidasi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2024. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melakukan analisis mendalam terhadap data finansial dan non-finansial dari BPR yang dilikuidasi, seperti rasio Non-Performing Loan (NPL), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Hasil analisis menunjukkan bahwa tingginya NPL, kerugian signifikan yang tercermin dalam ROA dan ROE negatif, serta ketidakmampuan dalam mengelola likuiditas menjadi faktor yang utama mendorong likuidasi. Selain itu, praktik pemberian kredit fiktif dan pelanggaran terhadap regulasi perbankan juga berkontribusi terhadap kondisi keuangan yang buruk. Penelitian ini menemukan bahwa BPR Pasar Bhakti dan BPR Sumber Arta Waru Agung mengalami tantangan serius dalam pengelolaan risiko dan tata kelola, yang mengakibatkan keputusan likuidasi sebagai langkah untuk melindungi nasabah dan menjaga stabilitas sistem keuangan.
Copyrights © 2025