Latar Belakang : Penuaan menyebabkan perubahan struktural dan fungsional pada sistem muskuloskeletal, termasuk degenerasi diskus intervertebralis dan penurunan kekuatan otot penyangga tulang belakang yang meningkatkan risiko nyeri punggung bawah pada lansia. Tujuan : penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nyeri punggung bawah dengan kualitas hidup pada lansia, di Posyandu Lansia Puskesmas Selayang. Metode : penelitian kuantitatif dengan desain korelasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional, sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden yang memiliki kriteria inklusi. Hasil : Responden berdasarkan tingkat kualitas hidup good sejumlah 53 orang (53%) dan kualitas hidup less good sejumlah 47 orang (47%). kualitas hidup 0,47 dengan taraf kepercayaan 95% (CI 95%) dan rata-rata variabel nyeri punggung bawah 0,13 dengan taraf kepercayaan 95% (CI 95%). Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara nyeri punggung bawah dengan penurunan kualitas hidup. Saran : Sebaiknya diperlukan metode yang obyektif untuk menentukan persepsiterhadap nyeri dan disabilitas
Copyrights © 2025