Daun jati putih (Gmelina Arborea roxb) merupakan jenis tumbuhan dengan akar, kulit kayu, daun, bunga, dan buah yang biasa digunakan sebagai obat. Flavonoid adalah senyawa utama yang terkandung dalam daun jati putih yang memiliki aktivitas dalam menghambat jalur siklooksigenase 2 (COX 2) pada proses inflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun jati putih (Gmelina arborea Roxb) terhadap aktivitas antiinflamasi dan analgetik pada mencit jantan (Mus musculus). Penggunaan mencit jantan dipilih karena hewan ini memiliki kemiripan biologis yang tinggi dengan manusia, termasuk kesamaan genetik sekitar 95% dan keserupaan mekanisme respons imun, seperti aktivasi makrofag serta produksi sitokin proinflamasi. Dalam penelitian ini, ekstrak daun jati putih diberikan pada tiga dosis, yaitu 10 mg, 15 mg, dan 20 mg sebagai kelompok perlakuan, sedangkan Natrium Diklofenak digunakan sebagai kontrol positif. Uji antiinflamasi dilakukan untuk mengevaluasi penurunan edema, dan uji analgetik digunakan untuk menilai pengurangan respons nyeri pada mencit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dosis ekstrak daun jati putih mampu menurunkan pembengkakan dibandingkan kelompok kontrol negatif, dengan penurunan edema paling besar ditunjukkan oleh dosis 20 mg. Pada uji analgetik, data menunjukkan bahwa dosis tertinggi ekstrak menghasilkan efek pengurangan nyeri paling signifikan dibandingkan kelompok kontrol negatif. Dengan demikian, ekstrak daun jati putih berpotensi memiliki aktivitas antiinflamasi dan analgetik yang sebanding dengan obat standar pada model mencit jantan.
Copyrights © 2025