Penelitian ini mengevaluasi perilaku daktilitas sambungan end-plate tipe 8ES pada struktur baja Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) delapan lantai akibat pembebanan statik dan dinamik. Dua variasi sudut pengaku, yaitu 30° dan 45°, dianalisis pada tiga lokasi sambungan balok-kolom di Lantai 8 (tengah, tepi, sudut) menggunakan simulasi elemen hingga dalam ANSYS. Hasil analisis statik menunjukkan semua model sambungan memenuhi kriteria kekuatan dengan tegangan di bawah batas aman material. Model R.8ES.30 menunjukkan kapasitas momen ultimit (Mu) lebih tinggi (171–192 kN.m) dibandingkan R.8ES.45 (119–137 kN.m). Pada pembebanan dinamik, terjadi amplifikasi momen hingga 4,5 kali. Model R.8ES.30 unggul dengan rasio Mu/Mn_din > 1,0 (1,06–1,51) di semua lokasi, membuktikan kecukupan kekuatan terhadap beban gempa, dan tegangan maksimum (367,34 MPa) masih di bawah kuat leleh desain (369 MPa). Model R.8ES.45 memiliki daktilitas lebih baik dan konsisten (μ = 3–4) namun kapasitasnya lebih rendah. Disimpulkan bahwa sambungan R.8ES.30 lebih layak untuk aplikasi SRPMK di daerah seismik karena kelebihan kapasitas dan efisiensi materialnya.
Copyrights © 2026