Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia, termasuk di Kota Metro yang memiliki angka kejadian cukup tinggi. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, tanda-tanda awal, serta keterampilan dalam penanganan dini menjadi permasalahan serius yang perlu segera diatasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien stroke dan keluarganya dalam mengenali gejala dini stroke serta melakukan pertolongan pertama melalui penyuluhan dan simulasi interaktif. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan media edukasi cetak dan digital, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan skor pengetahuan meningkat lebih dari 30% dan keterampilan praktis mencapai lebih dari 70% sesuai standar prosedur. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kompetensi mahasiswa keperawatan dalam praktik lapangan. Dengan demikian, penyuluhan dan simulasi pendidikan kesehatan berbasis komunitas terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam menekan angka kecacatan serta meningkatkan kualitas hidup pasien stroke dan keluarganya.
Copyrights © 2026