Human Imunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem imun manusia melalui ikatan antara protein virus dengan reseptor molekul CD4 pada sel limfosit T helper yang menyebabkan sekumpulan gejala berkurangnya kemampuan imunitas tubuh. Prevalensi HIV di Indonesia pada tahun 2022 yaitu sebanyak 329,5 ribu kasus HIV dengan kelompok umur terbesar antara 25-49 tahun. HIV berisiko pada semua orang dengan riwayat seksual, penggunaan jarum suntik bersama, transfuse darah, dan paparan cairan tubuh. Infeksi primer HIV memicu gejala infeksi akut non spesifik yang kemudian menimbulkan gejala dan tanda dengan 4 stadium klinis menurut WHO. Diagnosis HIV dilakukan melalui pemeriksaan serologis tes cepat atau EIA dan dikatakan positif apabila reaktif pada 3 kali serial tes. Prinsip terapi antiretroviral (ARV) adalah pemberian 3 jenis obat untuk menurunkan kadar viral load hingga tidak terdeteksi serta mengurangi risiko penularan HIV. Infeksi oportunistik dapat terjadi apabila kadar CD4 rendah. Kami melaporkan kasus HIV pada seorang perempuan 30 tahun dengan PCP dan Kandidiasis oral. Pasien datang dengan keluhan sesak yang memberat sejak seminggu terakhir dengan penurunan nafsu makan disertai penurunan berat badan >10% dalam dua tahun terakhir. Pemeriksaan fisik pasien ditemukan rhonki kasar pada kedua lapang paru. Pemeriksaan laboratorium didapatkan trombositopenia dengan. Pemeriksaan radiologi didapatkan adanya pneumonia. Pasien belum pernah melakukan pengobatan.
Copyrights © 2026