Postur kerja memiliki peranan penting dalam upaya menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja. Hasil observasi awal di PT HATNI menunjukkan bahwa pekerja menjalani waktu kerja rata-rata 8 jam per hari. Pada bagian packing, sejumlah pekerja melaporkan keluhan berupa nyeri, rasa sakit, hingga kesemutan pada beberapa bagian tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keluhan musculoskeletal pada pekerja packing menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM), serta mengevaluasi risiko postur kerja melalui metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Hasil pengolahan kuesioner NBM menunjukkan bahwa keluhan paling sering dirasakan pada tangan kiri, paha kanan, betis kanan, dan kaki kanan dengan persentase masing-masing sebesar 4,58%. Selanjutnya, analisis postur kerja mengindikasikan adanya risiko ergonomi yang memerlukan tindakan perbaikan. Pekerja pertama memperoleh skor REBA sebesar 10 yang termasuk kategori risiko tinggi dan skor RULA sebesar 6 pada action level 3. Pekerja kedua menunjukkan tingkat risiko yang lebih tinggi dengan skor REBA 12 (very high risk) dan skor RULA 6 (action level 3), sedangkan pekerja ketiga mendapatkan skor REBA 11 (very high risk) dan skor RULA 6 (action level 3). Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa diperlukan perbaikan postur kerja guna meningkatkan keselamatan dan mengurangi risiko cedera pada pekerja. Kata Kunci: Postur Pekerja, Rapid Entire Body Assessment, Rapid Upper Limb Assessment.
Copyrights © 2026