Polusi udara, terutama yang disebabkan oleh debu, merupakan masalah serius di lingkungan pabrik, terutama di pabrik furnitur. Debu yang dihasilkan tidak hanya mencemari lingkungan tetapi juga berdampak negatif pada kesehatan pekerja, menyebabkan penyakit paru-paru kronis seperti pneumokoniosis. Sensor GP2Y1010AU0F digunakan untuk mendeteksi debu. Selain itu, material yang mudah terbakar seperti kayu, plastik, dan cairan kimia juga meningkatkan risiko kebakaran di area pabrik. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sistem kendali berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau dan mengendalikan kualitas udara, suhu, dan kelembapan secara real-time. Sistem ini menggunakan sensor MQ-2 untuk mendeteksi asap sebagai indikasi awal kebakaran, dan sensor DHT11 untuk memantau suhu dan kelembapan sekitar. Sistem kendali udara berbasis IoT di pabrik furnitur berhasil mengatur kualitas udara dalam ruangan di ruangan mini. Sistem ini mengaktifkan blower ketika kadar debu melebihi 3 mg/m², mempertahankan suhu di bawah 35°C dan kelembapan di atas 40% dengan menyalakan humidifier. Deteksi asap dilakukan melalui notifikasi bel, sehingga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Integrasi IoT memungkinkan pemantauan kondisi ruangan secara real-time dan berkala, sehingga sistem efektif dalam mengendalikan debu, suhu, kelembapan, dan mendeteksi asap secara otomatis dan efisien.
Copyrights © 2026