Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketahanan jagung setelah panen dan dapat menghemat waktu pengeringan dengan menggunakan metode eksperimen dan dilakukan pengujian pengeringan yang dihasilkan oleh alat pengering di dalam ruang pengeringan apakah dapat mempersingkat waktu dan menghasilkan pengeringan yang sempurna terhadap jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja alat pengering sangat dipengaruhi oleh ukuran bukaan katup. Penggunaan katup ½ inci menghasilkan penurunan berat jagung paling signifikan, yaitu sebesar 2,57 kg dalam 3 jam atau rata-rata 0,85 kg per jam. Katup ¾ inci menghasilkan penurunan berat sebesar 0,79 kg, sedangkan katup 1 inci hanya menghasilkan penurunan 0,15 kg. Sebagai perbandingan, pengeringan dengan sinar matahari selama 3 jam hanya mampu menurunkan berat jagung rata-rata sebesar 0,26 kg atau 0,086 kg per jam. Alat pengering jagung berbasis mini boiler terbukti jauh lebih efisien dibandingkan pengeringan konvensional dengan sinar matahari, dengan kemampuan mempercepat proses pengeringan hingga hampir 10 kali lipat. Penggunaan katup berukuran kecil (½ inci) memberikan hasil pengeringan paling optimal. Alat ini direkomendasikan untuk dikembangkan dan diterapkan sebagai solusi pengeringan jagung yang tidak bergantung pada cuaca, terutama bagi petani di daerah pedesaan.
Copyrights © 2026