Masalah gizi pada anak usia 3–5 tahun masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah perkotaan seperti Jakarta Utara. Pengetahuan ibu tentang gizi seimbang merupakan salah satu faktor tidak langsung yang berpotensi memengaruhi status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi anak usia 3–5 tahun di Posyandu RW 002 Kelurahan Tugu Selatan, Kota Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan desain analitik cross-sectional dengan teknik total sampling yang melibatkan 118 ibu dan anak. Data pengetahuan ibu dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Guttman, sedangkan status gizi anak dinilai berdasarkan indikator antropometri WHO (BB/U, TB/U, BB/TB, dan IMT/U) yang dihitung menggunakan aplikasi WHO Anthro. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup (50,8%), dan mayoritas anak berada pada kategori status gizi normal berdasarkan seluruh indikator antropometri. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi anak usia 3–5 tahun berdasarkan indikator BB/U, TB/U, BB/TB, dan IMT/U (p < 0,05). Disimpulkan bahwa pengetahuan ibu berasosiasi signifikan dengan status gizi anak. Penguatan edukasi gizi melalui kegiatan posyandu diperlukan sebagai strategi preventif untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Copyrights © 2025