Era digitalisasi menuntut siswa SMK mengembangkan personal branding melalui konten kreatif untuk bersaing di pasar kerja vokasi yang kompetitif. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMK PGRI 37 Jakarta dengan pendekatan edukatif partisipatif, meliputi tahap pembukaan, penyampaian materi multimedia tentang personal branding dan konten kreatif, icebreaking, diskusi, kuis interaktif, serta penutup dengan dokumentasi. Materi meliputi konsep personal branding, peran storytelling, segmentasi platform media sosial (Instagram/TikTok untuk awareness, LinkedIn untuk kredibilitas), dan etika digital. Hasil menunjukkan transformasi paradigma siswa dari pengguna media sosial konsumtif menjadi produsen konten strategis. Awalnya, pemahaman mereka terbatas pada konten kasual; pasca-intervensi, mereka menguasai pengemasan Unique Selling Proposition (USP) jurusan, proses belajar, dan distribusi tepat sasaran, selaras dengan penelitian Hidayat & Astuti (2021) serta Krisnawati (2021). Kuis dan hadiah meningkatkan retensi dan kepercayaan diri. Dampak jangka panjangnya mencakup portofolio digital dinamis, sinergi branding individu-institusi, dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Kesimpulannya, konten kreatif menjadi jembatan krusial antara kurikulum vokasi dan ekspektasi industri 4.0, melahirkan lulusan SMK yang “siap dikenal” secara profesional di ruang digital
Copyrights © 2026