Perkembangan UMKM sektor jasa di Bangkinang Kota mendorong pertumbuhan usaha laundry yang semakin kompetitif. Persaingan tidak hanya terjadi pada harga, tetapi juga kualitas layanan, kecepatan, ketepatan waktu, pemanfaatan teknologi, serta inovasi layanan seperti antar-jemput dan paket langganan. Namun, banyak usaha laundry masih dikelola secara konvensional tanpa manajemen perencanaan bisnis yang sistematis, seperti analisis lingkungan usaha, perencanaan keuangan terstruktur, dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis penerapan manajemen perencanaan bisnis pada usaha jasa laundry di Bangkinang Kota, (2) mengukur tingkat keunggulan kompetitif usaha laundry, dan (3) merumuskan model manajemen perencanaan bisnis yang efektif untuk meningkatkan keunggulan kompetitif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research dan desain cross-sectional. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kepada pemilik/pengelola usaha laundry, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perencanaan bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan kompetitif. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi perumusan tujuan, analisis lingkungan, perencanaan operasional dan keuangan, serta evaluasi-pengendalian sebagai model perencanaan bisnis yang berkelanjutan. Implikasi penelitian mengarahkan pelaku usaha laundry untuk memperkuat disiplin perencanaan dan kontrol kinerja agar mampu meningkatkan kualitas layanan, diferensiasi, dan loyalitas pelanggan.
Copyrights © 2026