Jurnal Teras Kesehatan
Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teras Kesehatan

Identifikasi Soil Transmitted Helminths (STH) Pada Berbagai Metode Pemeriksaan

Nunung Sulistyani (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Feb 2026

Abstract

Soil Transmitted Helminths (STH) merupakan nematoda yang memerlukan tanah untuk mencapai stadium infektif. Infeksi STH dapat dialami oleh anak-anak usia pra sekolah. Infeksi STH pada anak-anak dapat menyebabkan stunting. Infeksi STH terjadi karena kebersihan pribadi. Pemeriksaan infeksi STH secara kualitatif dapat dilakukan berbagai metode pemeriksaan. Tujuan penelitian adalah identifikasi STH pada pemeriksaan spesimen feses siswa TK Sari Mekar Banguntapan Bantul Yogyakarta berbagai metode sebagai upaya skrining kecacingan guna menekan kejadian stunting. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional pada pemeriksaan feses makroskopis dan mikroskopis dengan metode natif, flotasi, dan sedimentasi. Infeksi STH ditetapkan berdasarkan morfologi telur pada perbesaran mikorskopik 400x. Hasil penelitian menunjukkan pemeriksaan makroskopis tidak ditemukannya segmen cacing, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan mikroskopis. Infeksi STH sebesar 13,3 % pada metode natif dan flotasi dan 6,6% pada metode sedimentasi. Kesimpulan penelitian ini yaitu teridentifikasi STH spesies Ascaris lumbricoides pada siswa TK Sari Mekar Banguntapan Yogyakarta dengan prevalensi sebesar 13,3 % metode natif dan flotasi dan 6,6% metode sedimentasi. Kebiasaan dalam menerapkan kebersihan pribadi dapat menurunkan resiko kejadian infeksi STH pada anak-anak dan dapat menekan kejadian stunting pada anak. Peneliti selanjutnya agar melakukan perlakuan pada feses agar telur dapat tersebar merata dan dengan menambahkan jumlah pengulangan pembuatan preparat berbagai metode.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jutek

Publisher

Subject

Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Medicine & Pharmacology Physics Public Health

Description

JTKes memuat topik-topik artikel yang erat kaitannya dengan bidang: Terapi Wicara meliputi Etiologi, Assesmen, Diagnosis, Intervensi, maupun perkembangan teori gangguan bicara, bahasa dan menelan termasuk pendidikan dan manajemen klinis terapi wicara. Radiologi dengan ruang lingkup Radiodiagnostik, ...