Sektor konstruksi merupakan salah satu sektor ekonomi yang memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan suatu negara. Kelancaran pembayaran uang muka sangat memengaruhi manajemen keuangan, terutama arus kas dan kinerja proyek konstruksi. Penelitian tentang dampak uang muka terhadap arus kas dan kinerja proyek konstruksi masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut. Metode penelitian ini melibatkan identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kelancaran pembayaran uang muka serta dampaknya terhadap arus kas dan kinerja proyek konstruksi, berdasarkan studi literatur sebelumnya. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SMART PLS 3 untuk mendapatkan hasil uji model outer dan inner dan evaluasi model fit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi kelancaran pembayaran uang muka adalah kekuatan finansial klien, perjanjian kontrak yang jelas, dan reputasi kontraktor. Dampak pembayaran uang muka terhadap arus kas mencakup kepastian pembayaran material, tenaga kerja, dan mobilisasi peralatan. Sedangkan dampaknya terhadap kinerja proyek mencakup mobilisasi peralatan, penggunaan peralatan sesuai spesifikasi, serta pengurangan pembengkakan biaya akibat fluktuasi harga material.
Copyrights © 2025