ABSTRAK Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi permasalahan serius. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan AKI adalah melalui pemeriksaan kehamilan yang optimal Antenatal Care (ANC). Pemerintah telah menetapkan standar minimal enam kali kunjungan ANC selama masa kehamilan, namun cakupan ANC di beberapa daerah masih rendah, termasuk Puskesmas Leyangan Kabupaten Semarang. Tujuan: mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC di Puskesmas Leyangan Kabupaten Semarang. Metode: desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sampel adalah ibu hamil di wilayah Puskesmas Leyangan dengan 114 responden yang dipilih secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji univariat. Hasil: Mayoritas responden berada pada kelompok usia 20–35 tahun (88,6%), paritas multipara (63,2%), berpendidikan tinggi (36%), bekerja (65,8%), melakukan kunjungan ANC sebanyak 4 kali (43,9%) dan berada pada usia kehamilan trimester III (48,2%). Kesimpulan: Ibu hamil dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam melakukan pemeriksaan ANC sesuai standar minimal enam kali kunjungan serta aktif mencari informasi terkait kehamilan, gizi dan pencegahan komplikasi demi kesehatan ibu dan bayi.
Copyrights © 2026