Global Strategis
Vol. 10 No. 1 (2016): Global Strategis

Intensi RRC menjadi Adidaya

I Basis Susilo (Departemen Hubungan Internasional, Universitas Airlangga)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2017

Abstract

Artikel ini membahas keinginan RRC untuk menjadi adidaya pada abad ke-21 dan mengalahkan AS. Setelah Perang Dingin berakhir, sistem bipolar diganti oleh sistem unipolar, di mana AS sebagai adidaya satu-satunya secara sepihak mengontrol dinamika politik internasional. Para ilmuwan sepakat bahwa unipolaritas itu bersifat sementara, yang akan diganti oleh bipolaritas atau multipolaritas. Salah satu ahli, Christopher Lyane, memprediksi bahwa unipolaritas itu berakhir pada tahun 2010. Makalah ini berasumsi bahwa RRC paling potensial menjadi adidaya menggantikan AS pada abad ke-21 dan bahwa intensitas dan kapasitas adalah dua faktor komplementer yang mendorong proses itu. Makalah ini menemukan bahwa RRC belum menjadi adidaya sampai sekarang, karena memang tidak ada bukti adanya intensitas para pemimpin RRC yang menargetkan RRC menjadi adidaya pada tahun 2015 ini. Para pemimpin RRC memang punya intensitas untuk menjadi adidaya dan mengalahkan AS, tetapi targetnya tidak secepat prediksi Lyane. Ada dua target, yaitu tahun 2049 dan 2100, yang diupayakan oleh semua pemimpin tertinggi RRC.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JGS

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences Other

Description

Jurnal Global & Strategis is a scientific journal published twice a year, every June and December. JGS invite discussions, reviews, and analysis of contemporary against four main themes: international peace and security; international political economy; international businesses and organization; as ...