Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami permasalahan kesehatan mental akibat perubahan emosional, tekanan akademik, serta pengaruh lingkungan sosial. Kondisi ini dapat memengaruhi proses belajar, interaksi sosial, dan perkembangan psikologis mereka. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan mental bagi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Cimahi sebagai upaya promotif dan preventif. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, serta tanya jawab dengan pendekatan edukatif. Untuk menilai efektivitas kegiatan, dilakukan pengukuran menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah penyuluhan, ditandai dengan meningkatnya persentase jawaban benar pada posttest dibandingkan pretest. Selain itu, sebagian besar siswa menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental serta kesadaran untuk mencari bantuan apabila mengalami masalah psikologis. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa penyuluhan kesehatan mental yang disertai evaluasi melalui kuesioner efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap kesehatan mental remaja. Hasil ini penting sebagai dasar pengembangan program edukasi berkelanjutan di sekolah untuk mendukung kesejahteraan psikologis remaja. Kata kunci: Kesehatan mental, Remaja, Penyuluhan, Sikap, Pengetahuan
Copyrights © 2026