Usaha toko roti skala kecil menghadapi tantangan dalam mengelola proses bisnis agar efisien dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses bisnis pada Toko Roti Pak Joyo Roti Maryono di Sleman, Yogyakarta, yang masih menghadapi kendala pencatatan manual, keterlambatan produksi dan promosi yang belum optimal. Metode yang digunakan adalah Business Process Improvement (BPI) dengan pemodelan Business Process Model and Notation (BPMN) serta analisis SWOT untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal. Hasil perhitungan SWOT menunjukkan skor kekuatan 1,72; kelemahan 0,82; peluang 1,23; dan ancaman 0,86, sehingga posisi strategi berada pada Kuadran I (x = 0,90; y = 0,37) yang menandakan strategi pertumbuhan (growth strategy). Melalui BPI, sejumlah perbaikan diusulkan, meliputi digitalisasi pencatatan, pemanfaatan media sosial, penyampaian informasi stok melalui WhatsApp, kerja sama dengan jasa pengiriman, serta penambahan tenaga kerja cadangan. Perubahan tersebut meningkatkan efisiensi dengan percepatan proses kerja, pengurangan waktu tunggu, dan minimnya kesalahan pencatatan, serta meningkatkan efektivitas pelayanan dan jangkauan promosi. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pendekatan sistematis dalam perbaikan proses bisnis agar usaha kecil menengah lebih kompetitif.
Copyrights © 2025