Aplikasi My Yamaha Motor berperan sebagai media digital pendukung layanan purna jual bagi pengguna kendaraan Yamaha. Namun, masih ditemukan sejumlah kendala yang memengaruhi kualitas pengalaman pengguna, khususnya pada aspek usability. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat usability aplikasi My Yamaha Motor serta menguji efektivitas perbaikan antarmuka yang direkomendasikan. Metode penelitian yang digunakan adalah usability testing dengan task scenario dan USE Questionnaire. Pengujian awal dilakukan kepada pengguna baru untuk mengukur aspek learnability, efficiency, dan error, serta dilengkapi dengan wawancara guna mengidentifikasi permasalahan utama antarmuka. Hasil evaluasi awal menunjukkan nilai learnability sebesar 70%, efficiency sebesar 0,038 goals/s, error rate sebesar 51%, serta skor USE sebesar 64,18% yang berada pada kategori “baik”, namun masih menunjukkan berbagai keterbatasan antarmuka. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan perancangan prototype perbaikan antarmuka dengan mengacu pada prinsip Eight Golden Rules. Pengujian lanjutan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek usability, dengan learnability meningkat menjadi 86%, efficiency menjadi 0,111 goals/s, error rate menurun menjadi 20%, serta skor USE meningkat menjadi 86,22% dan masuk dalam kategori “sangat baik”. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa perbaikan antarmuka berbasis prinsip desain usability mampu meningkatkan kualitas pengalaman pengguna aplikasi secara signifikan. The My Yamaha Motor application serves as a digital platform supporting after-sales services for Yamaha vehicle users. However, several usability issues were identified that affected the overall user experience. This study aims to evaluate the usability level of the My Yamaha Motor application and to examine the effectiveness of the proposed interface improvements. The research employed usability testing using task scenarios and the USE Questionnaire. The initial evaluation involved new users to measure learnability, efficiency, and error rate, supported by interviews to identify major interface problems. The results of the initial evaluation showed a learnability score of 70%, efficiency of 0.038 goals/s, an error rate of 51%, and an overall USE score of 64.18%, categorized as “good” but indicating notable interface limitations. Based on these findings, an improved interface prototype was designed using the Eight Golden Rules of interface design. Follow-up testing demonstrated significant improvements across all usability aspects, with learnability increasing to 86%, efficiency rising to 0.111 goals/s, error rate decreasing to 20%, and the overall USE score improving to 86.22%, classified as “very good.” These findings confirm that usability-based interface redesign can significantly enhance user experience and overall application usability.
Copyrights © 2025