Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberlanjutan Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (SISKA) di Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Pemilihan topik ini penting karena SISKA dapat menjadi solusi untuk mengatasi tantangan dalam sektor perkebunan sawit dan peternakan sapi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis menggunakan perangkat lunak Rapfish dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberlanjutan SISKA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status keberlanjutan SISKA berada pada kategori “cukup berkelanjutan” dengan skor rata-rata 56,89. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan utama pemanfaatan limbah sawit sebagai pakan ternak dan peluang peningkatan teknologi, sedangkan kelemahan terletak pada pengelolaan kelembagaan yang belum optimal dan ancaman dari konflik lahan. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk memperkuat implementasi SISKA yang ramah lingkungan, inklusif sosial, berdaya guna secara ekonomi, adaptif teknologi, dan kokoh kelembagaannya.
Copyrights © 2026