Infeksi Saluran Kemih pada remaja dapat terjadi karena rendahnya kesadaran terhadap personal hygiene. Apabila remaja putri kurang memperhatikan kebersihan area genetalia saat menstruasi maka akan mempercepat peningkatan pertumbuhan bakteri pada saluran kemih. Resiko ISK pada remaja juga dapat disebabkan karena kebiasaan menahan kencing dan kondisi hygiene yang kurang baik pada saat menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene menstruasi dengan terjadinya infeksi saluran kemih pada remaja putri di pondok wisma pesantren Zainul Hasan Probolinggo. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dengan menggunakan kuesioner. Jumlah populasi 56 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 49 responden pada bulan Juni 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar personal hygiene yang tidak baik yaitu sebanyak 43 responden (87,8%), sedangkan remaja yang mengalami kejadian infeksi saluran kemih yaitu sebanyak 38 responden (77,6%). Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan exact fisher menunjukan p-value 0,018 <0,05 yang berarti ada Hubungan antara Personal Hygiene Menstruasi dengan terjadinya Infeksi Saluran Kemih. Semakin baik remaja putri dalam menjaga personal hygiene saat menstruasi maka, akan semakin sedikit remaja putri yang akan mengalami infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih juga dapat dicegah dengan cara tidak menahan buang air kecil, mengganti pembalut apabila sudah penuh, dan menggunakan celana dalam yang menyerap keringat.
Copyrights © 2026