Penelitian ini mengkaji kebijakan fiskal di Provinsi Kalimantan Utara sebagai basis untukmemperkuat kemandirian fiskal daerah dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Fokusutama adalah pada struktur pendapatan dan belanja daerah, ketergantungan pada transfer pusat, sertaoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Data primer berasal dari publikasi Regional Fiscal inBrief dan laporan pemerintah provinsi, sedangkan data sekunder berasal dari laporan dan kajian fiskalterkait. Hasil menunjukkan bahwa kinerja fiskal Kalimantan Utara masih sangat tergantung pada danatransfer pusat. Rasio PAD terhadap total penerimaan masih rendah sehingga upaya peningkatan basispendapatan daerah perlu diprioritaskan melalui reformasi pajak dan digitalisasi pungutan daerah.Penelitian ini merekomendasikan strategi kebijakan fiskal yang dapat meningkatkan kemandirianfiskal dan memperkuat kapasitas pelayanan publik
Copyrights © 2025