JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Vol 12, No 1 (2026): Volume 12 No 1 Januari 2026

Determinant Factors Of Early Marriage Among Women In The Working Area Of Tambak Gresik Bawean Health Center, Indonesia

Ningrum, Nyna Puspita (Unknown)
Hidayatunnikmah, Nina (Unknown)
Arafina, Survin (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh perempuan di bawah usia 19 tahun. Fenomena ini berdampak luas terhadap kesehatan fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi. Di wilayah kerja Puskesmas Tambak Gresik Bawean, kasus pernikahan dini masih sering ditemukan.Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan dini.Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan case control pada 70 responden. Analisis menggunakan regresi logistik biner.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0.001), lingkungan pergaulan (p=0.001), dan sosial ekonomi (p=0.002) dengan pernikahan dini, sedangkan pola asuh orang tua tidak signifikan (p=0.480).Kesimpulan: Pengetahuan rendah, lingkungan sosial kurang kondusif, dan kondisi ekonomi lemah berkontribusi terhadap pernikahan dini.Saran: Edukasi kesehatan reproduksi, pengasuhan positif, dan pemberdayaan ekonomi diperlukan untuk pencegahan. Kata Kunci: Pernikahan dini, Pengetahuan, Pola Asuh, Sosial Ekonomi ABSTRACT Background: Early marriage refers to marriages conducted under 19 years of age. This phenomenon affects physical, psychological, social, and economic aspects. In Tambak Gresik Bawean Health Center, early marriage cases remain prevalent.Purpose: To analyze factors associated with early marriage occurrence.Methods: This was an observational analytic study with a case-control approach involving 70 respondents. Binary logistic regression was used for data analysis.Results: There were significant relationships between knowledge level (p=0.001), peer environment (p=0.001), and socioeconomic status (p=0.002) with early marriage, while parenting style was not significant (p=0.480).Conclusion: Low knowledge, poor social environment, and weak economic conditions contributed to early marriage.Suggestion: Strengthening reproductive health education, positive parenting, and economic empowerment are needed. Keywords: Early Marriage, Knowledge, Parenting, Social Environment, Socioeconomic 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kebidanan

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini ...