Penilaian kinerja pegawai merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia di institusi pendidikan tinggi, karena berpengaruh langsung terhadap kualitas layanan dan pencapaian tujuan organisasi. Namun, proses penilaian kinerja pegawai yang masih dilakukan secara konvensional sering kali menghadapi permasalahan berupa subjektivitas, ketidakkonsistenan hasil, serta kesulitan dalam menentukan peringkat kinerja secara adil dan terukur. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan sistematis berbasis teknologi untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Measurement of Alternatives and Ranking according to Compromise Solution (MARCOS) dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penilaian kinerja pegawai dengan studi kasus di Politeknik Ganesha Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 20 pegawai sebagai alternatif dan 5 kriteria penilaian, yaitu kehadiran, kedisiplinan, tanggung jawab, kualitas kerja, dan kerja sama tim. Seluruh kriteria bersifat benefit dan dinilai menggunakan skala numerik 1–5. Metode MARCOS diterapkan melalui tahapan pembentukan matriks keputusan, penentuan solusi ideal dan anti-ideal, normalisasi, pembobotan, perhitungan fungsi utilitas, serta pemeringkatan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode MARCOS mampu menghasilkan pemeringkatan kinerja pegawai secara objektif, sistematis, dan konsisten berdasarkan nilai fungsi utilitas yang diperoleh. Pegawai dengan nilai utilitas tertinggi memiliki tingkat kedekatan terbesar terhadap solusi ideal dan menjauhi solusi anti-ideal. Implementasi metode MARCOS dalam SPK berbasis web juga mempermudah proses evaluasi kinerja pegawai, meningkatkan transparansi penilaian, serta mengurangi subjektivitas dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alat bantu yang efektif bagi pihak manajemen dalam melakukan penilaian kinerja pegawai secara objektif dan terukur.
Copyrights © 2026