Gangguan gastrointestinal merupakan keluhan umum pada lanjut usia akibat proses degenerasi fungsional yang progresif. Seiring dengan peningkatan populasi lansia global, diperlukan intervensi mandiri keperawatan yang aman dan non-farmakologis untuk mengatasi keluhan nyeri pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas intervensi akupresur terhadap penurunan tingkat nyeri pada lansia dengan gangguan pencernaan di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan quasi-experiment menggunakan desain one-group pretest-posttest pada 25 responden. Intervensi dilakukan melalui penekanan manual pada titik meridian ST36, ST 25, LI4, dan CV2. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden menderita GERD (36%) dan gastritis (32%). Sebelum intervensi, sebanyak 68% responden mengalami nyeri sedang, namun setelah intervensi, angka nyeri sedang menurun menjadi 40% dan nyeri ringan meningkat menjadi 60%. Uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p-value = 0,008 (p < 0,05), yang menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pemberian akupresur terhadap penurunan intensitas nyeri gastrointestinal pada lansia.Terapi ini direkomendasikan sebagai asuhan keperawatan holistik untuk meningkatkan kualitas hidup kelompok lanjut usia Keywords: Akupresur, Lansia, Gangguan Pencernaan, Nyeri, Gastrointestinal.
Copyrights © 2026