Air merupakan sumber kebutuhan yang disediakan oleh alam bagi hewan, tumbuhan, dan manusia. Air dimanfaatkan masyarakat sebagai penunjang berbagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat di Kecamatan Tirtajaya menggunakan air sumur sebagai kebutuhan primer. Namun demikian, kualitas air sumur di setiap wilayah Kecamatan Tirtajaya tidaklah sama, seperti kondisi air yang keruh dan berbau pada beberapa sumur. Kualitas air sumur yang buruk dapat berdampak terhadap masalah kesehatan. Kualitas air yang buruk dapat diperbaiki dengan penggunaan tawas sebagai media penjernihan air. Akan tetapi, masyarakat belum mengetahui proses penggunaan tawas yang benar pada air sumur. Salah satu cara untuk menjernihkan air adalah dengan memanfaatkan teknologi di bidang mikrokontroler, yaitu Arduino, guna mengatasi permasalahan kualitas air sumur. Oleh karena itu, dirancang sebuah prototipe pengolahan air berbasis Arduino dengan mengimplementasikan algoritma Fuzzy Mamdani. Prototipe ini bertujuan untuk menghasilkan pengolahan air yang lebih baik melalui penggunaan tawas pada air sumur. Perancangan dilakukan dengan menerapkan metode waterfall pada proses pembuatan desain hingga terbentuknya prototipe. Hasil pengujian menunjukkan nilai rata-rata ADC dan NTU pada tiga kali pengujian, yaitu sebesar 918 ADC, 913 ADC, dan 910 ADC, serta 0,56 NTU, 9,5 NTU, dan 20 NTU. Selain itu, sistem mampu mengimplementasikan algoritma Fuzzy Mamdani dengan nilai rata-rata tingkat kesalahan (error) sebesar 4,65% dan tingkat keberhasilan sebesar 95,35%.
Copyrights © 2026