Pengelolaan stok obat di Puskesmas Karawang Kulon merupakan hal yang memegang peranan penting dalam mendukung kelancaran pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat. Permasalahan yang sering muncul adalah ketidaksesuaian antara ketersediaan obat dan tingkat penggunaannya, yang berpotensi menimbulkan kekurangan atau penumpukan stok. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma K-Means Clustering guna mengkategorikan data pemakaian obat berdasarkan tingkat pemakaian tahunan, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan kebutuhan obat. Data yang digunakan bersumber dari laporan LPLPO tahun 2024 dan melalui tahapan integrasi, pembersihan, serta pengelompokan menggunakan algoritma K-Means. Hasil analisis menunjukkan bahwa data dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok, yaitu pemakaian tinggi, sedang, dan rendah. Pengelompokan ini memberikan gambaran yang lebih terstruktur terhadap pola pemakaian obat dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam proses perencanaan pengadaan obat di masa mendatang.
Copyrights © 2026