Jurnal Administrasi Negara
Vol 24 No 1 (2018): Jurnal Administrasi Negara

MENGUJI SENSITIVITAS RASIONALISASI PADA KEPUTUSAN MELAKUKAN KORUPSI DI INSTANSI PELAYANAN PUBLIK

Tarru, Johann (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2018

Abstract

AbstrakMerujuk pada akuntansi forensik, cara terbaik memberantas korupsi yaitu mengenali dengan baik latar belakang dibalik perilaku korup tersebut. Sektor publik di Indonesia dikejutkan dengan corruption perceptions index yang dikeluarkan Transparency International diawal tahun 2018, menunjukkan adanya perlambatan upaya pemberantasan korupsi tanah air. Institusi pemerintah sebagai penanggung jawab utama sektor publik mendapatkan sorotan dari masyarakat terkait capaian ini. Oleh karena itu, semangat memberantas korupsi perlu digelorakan. Titik awalnya dengan mencoba membedah fraud triangle theory guna mengalirkannya pada sebuah strategi pencegahan korupsi yang tepat bagi instansi sektor publik. Penelitian ini bermaksud untuk menguji sensitivitas 3 variabel utama, yakni: pressure, rationalization, dan opportunity dalam upaya pencegahan korupsi. Sampel yang digunakan yaitu 47 orang tenaga medis pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Polewali Mandar di Provinsi Sulawesi Barat. Data yang masuk dikompilasi kemudian dianalisis dengan menggunakan path analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa rationalization merupakan variabel yang paling efektif dalam upaya pencegahan korupsi di instansi publik. Kata Kunci: pressure, rationalization, opportunity, pencegahan korupsi, fraud triangle theory. AbstractRefer to forensic accounting, the best way to combat corruption that is recognized the background behind the corrupt behavior. The public sector in Indonesia were surprised by the corruption perceptions index issued by Transparency International in early 2018, showed a deceleration corruption eradication efforts. Government institutions as the major in charge of the public sector get the spotlight from the public related to it. Therefore, the spirit of eradicate corruption need to be raised. Initially by trying to dissect the fraud triangle theory in order to find a suitable corruption prevention strategy for public sector agencies. This research intends to test the sensitivity of the 3 main variables: pressure, rationalization, and opportunity in the corruption prevention efforts. The sample used i.e. 47 people medical personnel at the Regional General Hospital Polewali Mandar Regency in West Sulawesi province. The incoming data is compiled and then analyzed using path analysis. The results of the analysis show that rationalization is the most effective variables in corruption prevention efforts in public agencies.Keywords: pressure, rationalization, opportunity, corruption prevention, fraud triangle theory.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

JAN

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences Other

Description

Jurnal Administrasi Negara menyediakan media untuk mempublikasikan artikel asli berupa pengetahuan baru yang unik dalam bidang administrasi negara. Jurnal ini membuka kesempatan seluas-luasnya untuk publikasi dan berbagi penelitian serta pengembangan upaya berkelanjutan di bidang administrasi. ...